Logo AQUA

Awal Munculnya Tren Padel dan Perkembangannya, Simak!

Healthy Lifestyle | 17 March 2026

Share this:

Awal Munculnya Tren Padel dan Perkembangannya, Simak!

Anda yang tinggal di kota besar atau sering berselancar di media sosial mungkin sudah cukup sering mendengar perbincangan tentang tren padel. Olahraga yang sekilas mirip dengan tenis lapangan ini memang banyak digandrungi banyak kalangan, baik di dalam maupun di luar negeri.

Sebenarnya, apa yang melatarbelakangi berkembangnya tren padel di tengah-tengah masyarakat? Artikel ini akan menjelaskan tren padel secara rinci sehingga Anda bisa memahaminya lebih mendalam. Yuk, simak penjelasannya hingga tuntas!

Sejarah Olahraga Padel

Enrique Corcuera adalah orang pertama yang memainkan padel. Permainan perdananya berlangsung pada tahun 1969 di Acapulco, Meksiko.

Semua berawal dari keinginan Enrique untuk memodifikasi lapangan squash miliknya, kemudian menciptakan sebuah olahraga dengan memasukkan elemen permainan tenis. Akhirnya, padel tercipta dan Enrique menyematkan nama belakangnya pada permainan ini, hingga terbentuk nama Paddle Corcuera.

Salah satu teman Enrique yang bernama Alfonso menilai bahwa olahraga padel berpotensi untuk berkembang pesat. Maka, ia pun membawanya ke Spanyol. Ternyata, padel menjadi salah satu olahraga terpopuler di sana. Bahkan, tren padel meluas ke negara-negara lain di Eropa serta Amerika Latin.

Singkat cerita, pada tahun 1991, berdirilah Federación Internacional de Pádel (FIP), yaitu sebuah federasi padel internasional. Dengan berdirinya FIP, padel tak lagi sebatas olahraga rekreasi, melainkan juga menjadi cabang olahraga profesional yang mengadakan kejuaraan internasional.

Mengapa Padel Menjadi Sebuah Tren?

Mungkin sebagian orang menganggap padel adalah olahraga FOMO. Artinya, seseorang cenderung cemas atau merasa tertinggal jika tidak mengikuti tren padel ini. 

Jika ditelusuri, ada beberapa alasan yang melatarbelakangi maraknya tren padel, yakni sebagai berikut:

1. Padel Mudah untuk Dimainkan

Faktanya, cara bermain padel lebih mudah daripada tenis, lho. Banyak pemula yang awalnya kesulitan bermain tenis, namun tak butuh waktu lama untuk bisa mahir bermain padel. Kemudahan bermain padel dilatarbelakangi oleh beberapa hal berikut:

  • Servis bawah yang mudah dilakukan: Servis padel dilakukan dari bawah atau underhand. Sebelum memukul bola, pemain harus memantulkan bola satu kali ke tanah. Aturan ini mengurangi rasa khawatir akan kegagalan memasukkan bola ke lapangan.
  • Bola padel lebih mudah dikendalikan: Bola padel cenderung lebih lembut, tekanan udaranya lebih rendah, dan pantulannya tidak setinggi atau secepat bola tenis. Maka, pemain akan mempunyai lebih banyak waktu untuk menyiapkan pukulan dan mengontrol bola.
  • Raket padel lebih ringan dan solid: Permukaan raket padel dibuat padat dengan banyak lubang. Bobotnya ringan, ukurannya lebih pendek, dan desainnya ergonomis. Jadi, raket padel lebih mudah dikontrol dan membantu mengurangi risiko cedera pada pergelangan tangan maupun bahu.
  • Ukuran lapangan yang lebih kecil: Ukuran lapangan padel 25% lebih kecil daripada lapangan tenis, yaitu sekitar 200 m². Bagi pemula, hal ini tentu sangat menguntungkan karena tak perlu lari cepat dan jauh untuk mengejar bola.
  • Padel dimainkan secara ganda: Hampir semua padel dimainkan secara ganda oleh empat orang. Format ini mengharuskan tiap pemain bertanggung jawab atas sebagian kecil area lapangan sehingga rasa tertekan bisa diminimalkan. 

Baca juga: Apa Itu Padel? Ini Pengertian, Manfaat, dan Aturan Mainnya

2. Bisa Menjadi Ajang Sosialisasi dan Kompetisi

Seperti disebutkan sebelumnya, mayoritas padel dimainkan dengan format ganda. Bermain bersama partner tak hanya lebih mudah, tetapi juga bisa membangun komunikasi yang lebih intens sehingga permainan terasa lebih hidup.

Lebih dari itu, para pemain padel sering tergabung dalam komunitas atau klub. Padel dapat membuka kesempatan besar untuk membangun jaringan dan memperluas relasi.

Meskipun begitu, jangan menganggap padel sekadar ajang bersosialisasi dan agenda rekreatif! Olahraga ini bisa dijadikan sebagai kompetisi yang serius. Banyak klub padel yang aktif menggelar social match, friendly game, atau community day. Bahkan, di tingkat global, ada liga padel profesional bernama Premier Padel.

Jadi, meskipun terkesan santai, padel sejatinya membutuhkan strategi posisi, koordinasi pasangan, teknik pukulan, dan kontrol bola.

3. Menjadi Opsi Tepat untuk Hidup Lebih Sehat

Salah satu alasan padel banyak digemari memang karena permainan ini membuka peluang sosialisasi yang lebih luas. Namun, jangan lupa bahwa padel pada dasarnya tetaplah olahraga. Mayoritas orang tentu sudah menyadari manfaat olahraga untuk kesehatan.

Dalam padel, Anda dituntut untuk melakukan pergerakan berulang dan terus-menerus. Hal ini membantu memperkuat otot jantung dan memperlancar sirkulasi darah ke seluruh tubuh. Kemudian, padel akan melatih koordinasi mata dan tangan. Sebab Anda perlu memantau pergerakan bola dan bereaksi dengan cepat.

Manfaat padel yang tak kalah penting adalah kemampuannya dalam membakar kalori. Bermain satu sesi padel bisa membakar kalori dengan jumlah yang signifikan, lho. Cocok bagi Anda yang sedang fokus untuk menurunkan berat badan.

Baca juga: 5 Olahraga yang Cepat Menurunkan Berat Badan

Tren Padel di Indonesia

Di Indonesia, dua orang yang pertama kali mengenalkan padel adalah Simon McMenemy (mantan pelatih Timnas Indonesia) dan Eric Entrena.

Sejak awal kemunculannya, padel sudah dikenal sebagai olahraga modern. Hal ini bukan tanpa sebab. Beragam klub dan lapangan padel pertama kali dibuka di sejumlah kota besar, seperti Jakarta dan Bandung. Beberapa orang yang ikut memopulerkan tren padel banyak datang dari kalangan public figure.

Pertumbuhan pesat padel di Indonesia juga tak bisa lepas dari peran media sosial. Berbagai informasi seputar padel, mulai dari lokasi dan tips bermain, hingga jadwal turnamen bisa diakses dengan mudah. 

Banyak juga pemain padel yang membagikan pengalamannya di media sosial mereka. Alhasil, rasa penasaran masyarakat meningkat dan olahraga ini pun makin sering dibahas di media online.

Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap padel, dibentuklah Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) yang menghubungkan atlet, pelatih, dan penggemar di seantero Nusantara. PBPI memiliki visi untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat padel terkemuka di Asia.

Tak bisa dimungkiri, tren padel memang menarik untuk diikuti. Olahraga ini menjadi sarana untuk memperoleh manfaat kesehatan, sosial, bahkan hiburan. 

Namun, jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan hidrasi tubuh agar manfaat kesehatan dari padel bisa diperoleh secara optimal! AQUA 600 ml adalah partner ideal untuk Anda.

AQUA 600 ml memiliki ukuran yang tidak terlalu besar ataupun terlalu kecil sehingga pas disimpan dalam tas maupun ditempatkan di sisi lapangan. Kemasannya juga praktis dan mudah dibuka-tutup sehingga tidak mudah tumpah. AQUA terasa dingin tanpa perlu didinginkan. Sensasinya pun sejuk, alami, dan menyegarkan.

Lalu, kenapa harus AQUA DULU? Karena tidak semua air itu AQUA. AQUA datang dari gunung terpilih yang sumber mata airnya terlindungi melalui 9 kriteria pemilihan, 5 tahapan, serta minimal 1 tahun penelitian terhadap lebih dari 600 parameter.

AQUA adalah produk asli Indonesia yang aman dikonsumsi karena telah memenuhi standar BPOM dan SNI. Catat, AQUA 100% Murni, 100% Indonesia, dan 100% Halal.

Baca juga: Tips & Cara Menghindari Cedera Otot Saat Olahraga

Related Articles

No articles found.

This website uses cookie to make sure you get the best experience. Learn more .